Kamis, 21 Oktober 2010

Refleksi Akhwat Dan Ikhwan

Ya Muqollibal Qulub Tsabbit qolbi ‘alad diinik…
Ya Muqollibal Qulub Tsabbit qolbi ‘alad da’watik…
Love is a give (Cinta adalah berkah)…
Bahkan salah seorang ikhwah mengatakan:
Love is the essence of life (Cinta adalah inti sari kehidupan)…
Cinta Allah yang membuat bumi ada…
Cinta Allah yang membuat sang surya bersinar…
Cinta antar manusia yang membuat hidup tenteram dan nyaman…
Ketika kita mencintai, tidak ada kata pamrih disana…
Yang ada hanya memberi tanpa mengharap menerima…
Mirip seperti itulah hakikat menjadi da’I…
Dia harus siap mengorbankan hidup dan matinya demi da’wah…
Dia selalu memberi utk Islam, tanpa mengharapkan menerima utk setiap kerja da’wahnya…
Itulah ikhlas…

Akhwat Super Nendang....????

No offense....!!
Jadi Akhwat jangan cengeng..
Dikasih amanah malah melarikan diri..
Diajak syuro bilang ada ijin syar’i..
Afwan ane ada agenda syar’i..Afwan lagi nguleg sambel trasi..
Disuruh ikut aksi, malah pergi naik taksi..Sambil lambai-lambai, bilang dadaaah…yuk mari…..
Terus dakwah gimana? Diakhiri???

Jadi Akhwat jangan cengeng..
Sekilas gayanya sih haroki berlagak Izzis..
Tapi hati kok Seismic? Sungguh ironis…
Mendayu-dayu kaya’ film romantis.. [padahalmah ga ngerti da ga suka nasyid...biarin ah]
Kesehariannya malah jadi narsis..Jauh dari kamera jadi dikira ge eksis..
Hati-hati kalo ditolak, bikin dramatis..

Jadi Akhwat jangan cengeng…
Dikit-dikit SMS ikhwan dengan alasan dapet gratisan
Rencana awal cuma kasih info kajian
Lama-lama nanya kabar harian.. wah, investigasi beneran! Bisa-bisa dikira pacaran!
Sampai kepikiran dijadikan pasangan… Ga’ usah ngaco-ngaco gitu deh kawan!

Jadi Akhwat jangan cengeng…
Abis nonton film palestina semangat empat lima..
Eh pas disuruh jadi coach, pergi lenyap kemana??
Semangat jadi pendukung luar biasa..Tapi nggak siap jadi yang pelakunya.. yang diartikan sama dengan nelangsa..
Yah…bikin kecewa…3

Kamis, 01 Juli 2010

10 Gangguan Setan ketika Sholat

1)Berasa was-was ketika melakukan takbiratul ihram

Saat membaca takbiratul ihram, 'Allahu Akbar', seseorang akan berasa ragu-ragu apakah takbir yang dilakukannya itu sah atau belum sah.

Sehingga dia mengulanginya sekali lagi dengan membaca takbir. Perasaan itu akan berterusan kadang-kadang sampai imam hampir rukuk.

Ibnu Qayyim berkata, "Termasuk tipu daya syaitan yang banyak mengganggu mereka adalah was-was dalam bersuci (berwuduk) dan niat atau saat takbiratul ihram dalam solat". Was-was itu membuat mereka terseksa.

2) Tidak memberi tumpuan ketika membaca bacaan dalam solat.

Sahabat Rasulullah, Uthman bin Abil 'Ash datang kepada Rasulullah dan mengadu, "Wahai Rasulullah, sesungguhnya syaitan hadir dalam solatku dan membuat bacaanku salah." Rasulullah menjawab, "Itulah syaitan yang disebut dengan khinzib.

"Apabila kamu berasakan kehadirannya, ludahlah ke kiri tiga kali dan berlindunglah kepada Allah. Aku pun melakukan hal itu dan Allah SWT gangguan itu dariku" (Hadis Riwayat Muslim).

3) Lupa jumlah rakaat yang dikerjakan

Abu Hurairah r.a berkata, "Sesungguhnya Rasulullah bersabda yang bermaksud: "Jika seorang daripada kalian solat, syaitan akan datang kepadanya untuk menggoda sampai mereka tidak tahu berapa rakaat yang dikerjakan. Apabila seorang daripada kalian mengalami hal itu, hendaklah ia sujud dua kali (sujud sahwi) saat ia masih duduk dan sebelum salam, setelah itu baru mengucapkan salam." (Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim).